PeternakanOctober 5, 2007 3:26 am

Binatang-Binatang paling berbisa di dunia 

Stonefish
Ikan batu yang wujudnya biasa-biasa saja, dengan panjang hanya sekitar 30 cm ini, bersembunyi di dasar laut atau di bawah terumbu karang, dirinya menyaru menjadi sebuah batu yang tidak menarik perhatian. Meski Anda berdiri di sisinya, ia akan tetap diam tidak bergerak, sehingga Anda tidak melihatnya. Jika tidak hati-hati dan menginjaknya, maka tanpa ampun lagi ia akan segera menyerang balik dan menyemburkan racunnya yang mematikan. Sebanyak 12-14 batang duri yang tajam seperti jarum di atas punggungnya itu bisa dengan mudah menembus sol sepatu Anda dan tembus ke telapak kaki, sehingga dengan cepat Anda pun keracunan, dan terus merasakan sakit yang hebat hingga Anda menemui ajal.

Kodok beracun
Kodok beracun sama dengan binatang amfibi lainnya, kulitnya banyak mengandung kelenjar, dapat mengeluarkan cairan lengket untuk membasahi kulit sekaligus melindungi dirinya. Racun yang dikeluarkannya sangat berbisa, sehingga menjadikannya sebagai salah satu binatang paling berbisa di dunia. Selain manusia, ia tidak punya musuh alami lain. Racun yang dikeluarkan dari kodok beracun di Kolumbia barat, Amerika Selatan, adalah racun paling hebat yang diketahui saat ini di dunia, hanya dengan 1/100.000 dari 1 g racunnya sudah cukup mengakibatkan satu orang mati keracunan.   

Funnel Webspider
Funnel Webspider adalah suatu laba-laba yang sangat berbisa di Australia. Adalah salah satu laba-laba yang paling mematikan di dunia, beringas dan suka berkelahi, jika manusia terkena gigitannya, akan menemui ajal dalam waktu 15 menit.

Blue Ring Octopus
Blue Ring Octopus dan ubur-ubur berbentuk kotak merupakan dua jenis binatang laut yang paling berbisa. Cairan racun dalam tubuhnya dapat menyebabkan kematian dalam hitungan menit. Hingg asaat ini, secara medis belum ada cara menawar racunnya, Blue Ring Octopus sifatnya pemalu, suka bersembunyi di bawah batuan, malam hari baru keluar dari sarangnya dan mencari mangsa.   

Kadal raksasa komodo
Kadal raksasa komodo atau disebut juga naga komodo, panjang total badannya bisa mencapi 3 meter. Namun umumnya hanya sekitar 2 meter, dalam keadaan perut kosong beratnya bisa mencapai 54 kg. Setelah makan beratnya bisa mencapai 80 kg. Racunnya terutama berasal dari bakteri di ludahnya, seorang manusia dewasa akan menemui ajalnya waktu 24 jam jika tergigit olehnya.

Red Black Spider
Red Black Spider juga merupakan salah satu laba-laba yang paling berbisa, disebut juga janda hitam. Jika tergigit olehnya, saat pertama-tama sangat sulit merasakannya, namun 5 menit kemudian luka akibat gigitannya itu baru mulai terasa panas dan sakit, jika tidak segera ditangani mungkin akan berakibat fatal. 

Raja ular cobra
Ular kobra yang khusus memangsa ular sebagai hidupnya membuat sejumlah besar spesies ular lainnya ciut ketakutan, daerah kekuasaannya jangan harap bisa ditempati ular lain. Jika sang cobra dibuat terkejut, ia akan menjadi ganas, bagian depan badannya akan berdiri tegak, lidah yang panjang halus dan bercabang, kepalanya berayun dengan lincah mengikuti gerak gerik mangsanya, dan jangan harap mangsanya bisa dengan mudah meloloskan diri darinya.     

Ular laut Australia
Ular laut yang hidup di samudera Australia berada di urutan kedua dalam deretan ular paling berbisa. Ular laut ini ditumbuhi dengan moncong yang besar, batang tubuhnya seperti tabung bundar, panjang, ujung belakang dan sisi ekornya pipih. Sifat racunnya bahkan lebih ganas dari kobra, jika terkena gigitannya, akan menemu ajal dalam waktu 10 menit. Ular laut ini hidup di sebuah daerah perairan yang sama dengan ubur-ubur kotak.    

Box jelly Fish
Disebut juga tawon laut, tergolong binatang rongga (coelenterata), hidup di daerah perairan lepas pantai timur laut, Australia. Ia kerap muncul di daerah perairan laut dangkal pantai laut Queensland, dan dianggap sebagai makhluk yang paling beracun bagi manusia yang sudah diketahui di dunia saat ini. Jika tergigit akan menemui ajal dalam hitungan detik. PS : Jangan melihat bentuk luarnya, makhluk ini adalah makhluk paling beracun sedunia.

PeternakanOctober 3, 2007 6:16 am

MASALAH MUI SELESAI Penulis : Data dan Pelaporan Ditjennak Menurut Turni, masalah kehalalan status daging dan jeroan asal Kanada sebenarnya sudah diselesaikan. MUI sendiri mengakui impor daging dan jeroan asal Kanada dengan menggunakan sertifikat halal dari lembaga sertifikasi halal AS tidak masalah. Karena negara importirnya baru, MUI merasa perlu survei kelapangan, katanya. Bayu menambahkan, terkait kisruh impor jeroan dan daging dari Kanada, serta sinyalemen adanya monopoli dalam kasus itu, seperti diungkapkan para pelaku usaha, maka pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan. Karena itu akan melanjutkan pembahasannya dengan Departemen Pertanian sebagai otoritas yang paling bertanggungjawab soal kebijakan impor, katanya. Menko Perekonomian masih mendalami masalah ini dan belum bisa mengambil keputusan. "Ada yang dirugikan" Menurut Mentan, persoalan impor daging dan jeroan menjadi besar karena ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan dengan kebijakan ini. Mereka dirugikan karena pemerintah membuka peluang persaingan yang lebih luas. Ketua Asosiasi Importir Daging Indonesia (Aspidi) Thomas Sembiring mengatakan yang diinginkan importir adalah bagaimana pemerintah menata iklim usaha dibidang importasi daging dan jeroan agar lebih adil. Selama ini Deptan cenderung memihak ke pengusaha tertentu sehingga terjadi sinyalemen adanya monopoli impor daging dan jeroan asal Kanada. Sumber : Kompas

Peternakan 6:08 am
MELUASNYA WABAH AI
 
Penulis : Data dan Pelaporan Ditjennak

Salah satu isu strategis yang telah mendapat perhatian kita semua adalah semakin meluasnya wabah penyakit Avian Influenza. Kita menyadari wabah penyakit hewan ini juga membahayakan masa depan industri perunggasan yang selama ini telah menjadi tumpuan kehidupan masyarakat peternakan.

Kondisi tersebut adalah menjadi tanggungjawab bersama untuk melakukan tindakan pengendalian dan penanggulangan secara cepat, akurat dan tuntas.

 

Dirjen Peternakan mengajak agar ulangtahun tersebut dijadikan momentum sebaik-baiknya untuk menumbuhkan rasa percaya diri mempersatukan gerak langkah dan meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas yang diamanatkan dalam upaya penanggulangan dan pengendalian penyakit Avian Influenza serta mewujudkan program swasembada daging tahun 2010, serta program pembangunan dan  kesehatan hewan lainnya.

 

Dalam mendukung kebijakan swasembada daging sapi tahun 2010, Menteri Pertanian mengesahkan dua ketentuan masing-masing tentang Penetapan Kelembagaan Percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi (P2SDS) serta Pedoman Pelaksanaannya dengan Peraturan Menteri Pertanian 50/Pementan/HK.060/8/2007 tentang Pedoman Percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 60/Pementan/HK.060/8/2007 tantang Unit Percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi.

 

Respon positif dari daerah terhadap Program P2SDS adalah potensi yang kita miliki dan merupakan tantangan bagi kita untuk mampu mencapainnya. Penyediaan bibit yang berkualitas, pengembangan teknologi inseminasi buatan dan kawin alam, peningkatan SDM dan pengawasan serta  pengendalian pemotongan betina produktif melalui suatu koordinasi yang kuat bersama pemerintah daerah dan masyarakat merupakan faktor penting  dalam pencapaian PSDS 2010.

 


Sumber : Sinar Tani