Hortikultura, Khasiat TanamanNovember 7, 2008 6:33 am

Image Penderita gangguan pernapasan kronis atau yang disebut chronic obstructive pulmonary disease (COPD) boleh sedikit lega. Tim peneliti yang dipimpin Dr Shyam Biswal dari The Johns Hopkins School of Medicine, Baltimore, AS, menemukan brokoli bermanfaat bagi penderita COPD, jenis gangguan yang banyak menyerang kalangan perokok dan mantan perokok.

Biswal dan timnya mengungkapkan adanya hubungan antara kian parahnya COPD seseorang dan penurunan konsentrasi protein bernama NRF2 dalam paru-paru. NRF2 melindungi paru-paru dari luka yang diakibatkan peradangan. Kesimpulan tersebut diraih setelah mereka mengamati sample jaringan paru-paru para perokok dan mantan perokok, baik yang menderita COPD maupun yang tidak.

Jika dibandingkan dengan jaringan paru-paru orang sehat, jaringan paru-paru penderita COPD menunjukkan penurunan aktivitas dan konsentrasi NRF2 secara signifikan . Brokoli dipercaya mengandung senyawa yang membantu menstabilkan tingkat NRF2 dalam paru-paru.
 

Dalam uji coba dilaboratorium, tim biswal menemukan senyawa sulforaphane dalam brokoli mampu memulihkan ketidakseimbangan antioksidan dalam jaringan paru-paru penderita COPD. Hasil studi itu dimuat dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine edisi terbaru.

Hortikultura, Khasiat TanamanNovember 5, 2007 9:48 am
(more…)

Hortikultura, Khasiat TanamanNovember 2, 2007 8:11 am
 Nama Tanaman Bayam Duri (Amaranthus Spinousus, Linn.)
 Nama Lokal Bayem eri, bayem raja, bayem roda, bayem cikron (Jawa); Senggang cucuk (Sunda), Bayam keruai (Lampung); Ternyak duri, ternyak lakek (Madura), Podo maduri (Bugis); Thorny amaranthus (Inggris), Bayam Duri (Indonesia);
 Deskripsi Bayam duri (amaranthus spinousus) termasuk jenis tanaman amaranth.Tumbuhan ini mempunyai batang lunak atau basah, tingginya dapat mencapai 1 meter. Sebagai tanda khas dari tumbuhan bayam duri yaitu pada pohon batang, tepatnya di pangkal tangkai daun terdapat duri, sehingga orang mengenal sebagai bayam duri.Bentuk daunnya menyerupai belahan ketupat dan berwarna hijau. Bunganya berbentuk bunga bongkol, berwarna hijau muda atau kuning. Bayam duri banyak tumbuh secara liar di pekarangan rumah, ladang atau di jalan-jalan kampung. Bayam duri tumbuh baik di tempat-tempat yang cukup sinar matahari dengan suhu udara antara 25 - 35 Celcius
 Untuk Penyakit Kencing Nanah, Kencing tidak lancar, Bronkhitis, Produksi ASI; Tambah Darah, Eksim, Bisul, Demam;
 Pemanfaatan
 Nama Tanaman Bunga Kenop (Gomphrena globose Linn.)
 Nama Lokal Bunga kenop, kembang puter, ratnapakaja (Indonesia); Adas-adasan, gundul (Jawa), Taimantulu (Gorontalo).; Qian hong (China).;
 Deskripsi Herba tahunan, tinggi 60 cm. atau lebih, berambut. Ditanam di halaman sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari sampai setinggi lebih kurang 1400 m. dari permukaan laut, berasal dari Amerika dan Asia. Batang hijau kemerahan, berambut, membesar pada ruas percabangan, Daun duduk berhadapan, bertangkai, bentuk daun bulat telur sungsang sampai memanjang, dengan panjang 5-10 cm, lebar 2-5 cm, ujung meruncing warna hijau berambut kasar di bagian atas dan halus di bagian bawah, warna rambut putih. Bunga bentuk bonggol, warna merah tua keungu-unguan, seperti bola. (Ada yang berwarna putih).
 Untuk Penyakit Asma, Batuk, Radang mata, Sakit kepala, Mimpu buruk; Sakit panas, Disentri
 Pemanfaatan BAGIAN YANG DIPAKAI:
Bunga atau seluruh tanaman, segar atau dikeringkan.

KEGUNAAN:
1. Asthma bronchial, radang saluran napas acute dan menahun (acute
dan chronic bronchitis).
2. Batuk rejan (Pertusis)
3. Radang mata, sakit kepala
4. Panas pada anak, mimpi buruk (night screaming).
5. Dysentery.

PEMAKAIAN: 9-15 gram, rebus.

PEMAKAIAN LUAR:
Tanaman segar dilumatkan, dipakai pada bagian tubuh yang sakit atau direbus, untuk cuci. Dipakai untuk luka terpukul atau koreng.

CARA PEMAKAIAN:
1. Asthma bronchial:
10 kuntum bunga direbus, ditambah arak kuning, minum secara
rutine 3 kali.

2. Buang air kecil tidak lancar: 3-10 gr bunga direbus, diminum.

3. Panas pada anak (karena gangguan liver):
7-14 kuntum bunga segar direbus, minum.

4. Dysentery:
10 kuntum bunga segar ditambah arak kuning, rebus, minum.

5. Bronchitis chronis:
Sudah dibuat obat suntik, disuntikkan pada titik akupunktur. 10%
penderita, timbul rasa kering di tenggorokan setelah mendapat
suntikan, tapi hanya sementara.

 Gambar medikaholistik
Hortikultura, Khasiat Tanaman 8:08 am
Nama Tanaman Belimbing Manis (Averhoa carambola)
 Nama Lokal Belimbing manis (Indonesia), Belimbing manih (Minangkabau); Belimbing legi (Jawa), Belimbing amis (Sunda), ; Bhalimbing manes (Madura), Balirang (Bugis);
 Deskripsi Pohon kecil, tinggi mencapai 10 m dengan batang yang tidak begitu besar dan mempunyai garis tengah hanya sekitar 30 cm. Ditanam sebagai pohon buah, kadang tumbuh liar dan ditemukan dari dataran rendah sampai 500 m dpi. Pohon yang berasal dari Amerika tropis ini menghendaki tempat tumbuh tidak ternaungi dan cukup lembab. Belimbing wuiuh mempunyai batang kasar berbenjol-benjol, percabangan sedikit, arahnya condong ke atas. Cabang muda berambut halus seperti beludru, warnanya coklat muda. Daun berupa daun majemuk menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat teiur sampai jorong, ujung runcing, pangkal membundar, tepi rata, panjang 2-10 cm, lebar 1-3 cm, warnanya hijau, permukaan bawah hijau muda. Perbungaan berupa malai, berkelornpok, keluar dari batang atau percabangan yang besar, bungs kecil-kecil berbentuk bintang warnanya ungu kemerahan. Buahnya buah buni, bentuknya bulat lonjong bersegi, panjang 4-6,5 ern, warnanya hijau kekuningan, bila masak berair banyak, rasanya asam. Biji bentuknya bulat telur, gepeng. Rasa buahnya asam, digunakan sebagai sirop penyegar, bahan penyedap masakan, membersihkan noda pada kain, mengkilapkan barang-barang yang terbuat dari kuningan, membersihkan tangan yang kotor atau sebagai bahan obat tradisional. Perbanyakan dengan biji dan cangkok.
 Untuk Penyakit Diabetes melitus, Kolesterol, Hipertensi;
 Pemanfaatan BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, bunga, buah.

KEGUNAAN:
Bunga:
- Batuk.
- Sariawan (stomatitis)

Daun:
- Perut sakit. Gondongan (Parotitis).
- Rematik.

Buah:
- Batuk rejan.
- Gusi berdarah, sariawan.
- Sakit gigi berlubang.
- Jerawat. Panu.
- Tekanan darah tinggi.
- Kelumpuhan.
- Memperbaiki fungsi pencernaan.
- Radang rektum.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: Lihat resep.
Pamakaian luar: Daun secukupnya setelah dicuci bersih digiling halus sampai seperti bubur, dipakai sebagal tapal (pemakaian setempat) pada gondongan, rheumatism, jerawat, panu.

CARA PEMAKAIAN:
1. Pagel linu:
1 genggam daun belimbing wuiuh yang masih muda, 10 biji cengkeh,
15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya.
Lumurkan ketempat yang sakit.

2. Gondongan:
10 ranting muda belimbing wuiuh berikut daunnya dan 4 butir bawang
merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat
yang sakit.

3. Batuk pada anak.
Segenggam bunga belimbing wuiuh, beberapa butir adas, gula
secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah
dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum,
pagi dan malam sewaktu perut kosong.

4. Batuk:
25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari
kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4
genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun
inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong
seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4
gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya.
Sehari 3 kali 3/4 gelas.

5. Batuk rejan:
a. 10 buah belimbing. wuluh dicuci lalu ditumbuk halus-halus,
diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum,
lakukan 2 kali sehari.
b. Buah belimbing wuiuh dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.

6. Rematik :
a. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji
merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya
sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi
ketempat yang sakit.

b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca
L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk
halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan
1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok
dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

7. Sariawan:
a. Segenggarn bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan
1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring,
dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.

b. 2/3 genggam bunga belimbing wuiuh, dicuci lalu direbus dengan
3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin
disaring lalu diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas.

c. 3 buah belimbing wuitjh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang
muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari
pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok
makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk
mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari.

8. Jerawat:
a. Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus,
diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka
yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari,

b. 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang,
digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis.
Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang
berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

9. Panu:
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur
sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai
untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

10. Darah tinggi.
a. 3 buah belimbing wuluh dicuci lalu dipotong-potong seperlunya,
direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah
dingin disaring, minum setelah makan pagi.

b. 10 buah belimbing wuiuh, 1 jari rimpang kunyit, 1/4 genggam
daun meniran, 3 jari labu air, 3 jari gula enau, dicuci dan
dipotong-potong seperlunya, lalu direbus dengan 3 gelas air
bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minum.
Sehari 3 x 3/4 gelas.

11. Sariawan usus, getah empedu sedikit :
Buah diolah menjadi selai, makan.

12. Sakit gigi berlubang:
5 buah belimbing wuiuh dicuci bersih, makan dengan sedikit garam,
kunyah ditempat gigi yang berlubang.

 Gambar medikaholistik
Uncategorized, Khasiat TanamanOctober 24, 2007 6:24 am

Telur dan Sayuran Hijau Melindungi Penglihatan


Kubis merupakan salah satu jenis sayuran yang mencegah penurunan pada penglihatan

(Erabaru.or.id) - Dua nutrisi yang ditemukan dalam telur, bayam, dan sayuran hijau memberikan perlindungan dalam melawan penyebab kebutaan yang paling umum terjadi pada manula, demikian yang dikatakan para peneliti.

Degenerasi otot yang berhubungan dengan usia (AMD- Age-related macular degeneration) mempengaruhi 1,2 juta penduduk Amerika, terutama yang berusia di atas 65 tahun, dan kondisi ini semakin lama semakin memburuk, mengaburkan pandangan mereka perlahan-lahan. Banyak orang mudah terserang dikarenakan faktor genetik, merokok diketahui dapat meningkatkan resiko kebutaan.
Dua nutrisi, lutein dan zeaxanthin, keduanya merupakan karotenoid, bahan campuran yang memberikan warna kuning pada buah-buahan dan sayuran.

Dua nutrisi itu bersifat memproteksi, yang secara nyata memungkinkan mata menyaring cahaya gelombang pendek dan membatasi dampak merusak pada macula, atau pusat retina mata, kata para peneliti.

“Tidak terlihat adanya keterkaitan dengan nutrisi lain,” termasuk vitamin C dan E dan beta-karoten, menurut para peneliti yang dipimpin oleh John Paul SanGiovanni dari  National Eye Institute, salah satu dari Institut Kesehatan Lokal di Maryland.

Sebuah studi selama enam tahun mempertanyakan kebiasaan pola makan dari 4.519 orang berusia 60 sampai 80 tahun ketika mereka bergabung dalam penelitian itu.

Mereka yang termasuk dalam lima besar yang mengonsumsi makanan mengandung dua nutrisi tersebut, memiliki 35 persen kemungkinan lebih sedikit mengalami kondisi kebutaan dibanding mereka yang mengkonsumsi dua nutrisi itu di bawah kelompok lima besar.

"Lutein dan zeaxanthin dapat dipertimbangkan sebagai bahan yang berguna dalam makanan atau suplemen dasar yang dibuat untuk mengurangi resiko AMD.” tulis para peneliti dalam laporannya, yang dipublikasikan di jurnal Archives of Ophthalmology.

Makanan-makanan yang dianggap sumber nutrisi yang baik termasuk telur, bayam, jenis sayuran hijau lainnya, lobak hijau, selada, kacang buncis, jagung dan kubis.

http://en.epochtimes.com/news/7-9-17/59859.html/vtm/sby/sda/com.packyooooooo.