Info LowkerNovember 2, 2007 8:36 am

DEPARTEMEN PERTANIAN

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN
 

 

Nomor : 770/TU.210/A5/XI/2007

 

 

Rekrutmen CPNS Deptan Formasi Tahun 2007

 

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/246/M.PAN/9/2007 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Formasi PNS Departemen Pertanian Tahun Anggaran 2007 dan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 30 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil, diumumkan sebagai berikut :

Departemen Pertanian membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi lowongan formasi Departemen Pertanian Tahun 2007 untuk ditempatkan pada Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Departemen Pertanian di seluruh Indonesia.

A.     Kualifikasi Pendidikan yang Dibutuhkan :

N0.

Pendidikan

1.

S2

Dokter Hewan

2.

S2

Dokter Umum

3.

S2

Ilmu Peternakan/Ilmu Ternak

4.

S2

Pemuliaan Tanaman

5.

S2

Agribisnis

6.

S2

Agronomi

7.

S2

Bioteknologi

8.

S2

Ilmu Tanah

9.

S2

Mekanisasi Pertanian

10.

S2

Penyuluh Pertanian

11.

S2

Pasca Panen

12.

S2

Sosek Pertanian

 

 

 

1.

S1

Agroklimat

2.

S1

Biologi

3.

S1

Budidaya Pertanian

4.

S1

Hama Penyakit Tanaman (HPT)

5.

S1

Pertanian

6.

S1

Agronomi

7.

S1

Pemuliaan Tanaman

8.

S1

Peternakan

9.

S1

Sosek Pertanian

10.

S1

Ilmu Tanah

11.

S1

Teknologi Benih

12.

S1

Geodesi

13.

S1

Teknologi Pertanian

14.

S1

Produksi Peternakan

15.

S1

Teknologi Hasil Pertanian

16.

S1

Teknologi Pangan dan Gizi

17.

S1

Sistem Usaha Tani

18.

S1

Produksi Hasil Pertanian

19.

S1

Pascapanen

20.

S1

Penyuluh Pertanian

21.

S1

Hukum

22.

S1

Ekonomi Akuntansi/Manajemen Keuangan

 

 

 

1.

D3

Agronomi

2.

D3

Kimia Analis

3.

D3

Pertanian

4.

D3

Peternakan/Keswan/Kesmavet

 

 

 

 

 

Bagi yang berminat, dapat mengajukan lamaran dengan ketentuan sebagai berikut :

 


B.

Persyaratan :

 

1.

Warga Negara Republik Indonesia;

 

2.

Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada 1 Oktober 2007;

 

3.

Sehat jasmani dan rohani berdasarkan surat keterangan dokter pemerintah;

 

4.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian dari Kepolisian ;

 

5.

Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan sebagaimana tersebut pada Huruf A tersebut di atas;

 

6.

Dari sekolah/perguruan tinggi negeri atau swasta berakreditasi;

 

7.

Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal untuk S2 = 3,0 dan IPK : S1 dan D-III/   SM = 2,75;

 

8.

Tidak berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil;

 

9.

Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;

 

10.

Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

 

11.

Tidak menjadi anggota dan atau pengurus partai politik;

 

12.

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

 

13.

Waktu melamar telah memiliki ijazah perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah terakreditasi. Apabila dalam ijazah tersebut tidak disebutkan akreditasi, maka perlu dilampirkan surat keterangan dari universitas yang bersangkutan yang menyebutkan akreditasinya;

 

 

 

C.

Ketentuan Pendaftaran :

 

1.

Tim Pengadaan menerima berkas lamaran melalui pos tercatat mulai tanggal 2 s.d. 9 Nopember 2007 (stempel/cap pos);

 

2.

Bagi yang telah mengirim lamaran sebelum pengumuman ini dibuat, dinyatakan tidak berlaku;

 

3.

Tim Pengadaan tidak menerima surat lamaran yang diantar langsung;

 

4.

Surat lamaran harus ditulis tangan dan ditandatangani sendiri oleh pelamar dengan menggunakan tinta hitam dengan dibubuhi materai Rp 6.000,-  yang ditujukan kepada : Menteri Pertanian Republik Indonesia;

 

5.

Berkas lamaran dimasukkan dalam amplop coklat dan dikirim melalui Pos, kepada :      MENTERI PERTANIAN R.I.

                     PO BOX 345 JKS 12001

 

6.

Surat lamaran yang dikirim selain alamat diatas, tidak akan diproses;

 

7.

Mencantumkan alamat asal pelamar secara lengkap (kode Pos termasuk wilayah asal Propinsi) dan mencantumkan No. Handphone atau alamat e-mail (bila ada) agar mudah dihubungi;

 

8.

Pada ujung kanan atas amplop coklat dituliskan huruf  ”CPNS”;

 

9.

Pas photo terakhir ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 (empat) lembar dan ditulis nama pelamar di bagian belakang photo;

 

10.

Foto copy ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh Rektor/Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik bagi Universitas/Institut, atau Ketua/Pembantu Ketua Bidang Akademik bagi Sekolah Tinggi, dengan menyebutkan pejabatnya (cap basah);

 

11.

Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;

 

12.

Foto copy Kartu tanda pencari kerja (Kartu Kuning/AK.1) dari Dinas yang menangani bidang Ketenagakerjaan yang masih berlaku dan dilegalisir;

 

13.

Asli atau foto copy Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit atau dokter Pemerintah, satu bulan terakhir yang dilegalisir;

 

14.

Asli atau foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku dan dilegalisir;

 

15.

Foto copy sertifikat kursus atau piagam penghargaan (bila ada);

 

16.

Surat lamaran beserta berkas lampiran disusun rapi sesuai urutan diatas (Huruf C angka 4 s/d 15) dalam map kertas dengan warna :

§           BIRU untuk Pasca Sarjana (S2);

§           KUNING untuk Sarjana (S1);

§           MERAH untuk Diploma III (D3)/SM .

 

 

 

D.

Pelaksanaan Seleksi  dan Penetapan CPNS :

 

1.

Seluruh berkas lamaran akan diseleksi secara administratif yang dilakukan dengan sistem gugur;

 

2.

Pelamar yang lulus seleksi administratif, akan dipanggil untuk mengikuti seleksi/tes secara tertulis dengan jenis materi ujian terdiri dari : Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari : Tes Pengetahuan Umum (TPU) meliputi unsur wawasan nasional, regional dan internasional; Tes Bakat Skolastik (TBS) meliputi unsur kemampuan : verbal, kuantitatif, dan penalaran; Tes Skala Kematangan (TSK) meliputi unsur kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas, dan inisiatif;

 

3.

Hanya pelamar yang memenuhi seluruh ketentuan huruf B diatas yang akan dipanggil untuk mengikuti ujian;

 

4.

Tanda peserta ujian, waktu dan lokasi seleksi akan diumumkan kemudian melalui situs internet Departemen Pertanian;

 

5.

Biaya Akomodasi selama pelaksanaan tes ditanggung masing-masing peserta.

 

6.

Biaya yang timbul dalam pelaksanaan ujian penyaringan ini dibebankan pada Anggaran Departemen Pertanian Tahun 2007;

 

7.

Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Pertanian tidak dipungut biaya apapun;

 

8.

Berkas pelamar yang memenuhi syarat menjadi arsip Departemen Pertanian dan tidak dapat diminta kembali oleh pelamar;

 

9.

Peserta yang dinyatakan lulus menjadi CPNS wajib menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari dokter dan menunjukkan ijazah asli pendidikan terakhir kepada Tim Pengadaan pada waktu penyerahan berkas;

 

10.

Tim seleksi berhak menempatkan pelamar sesuai dengan kompetensinya di seluruh wilayah Indonesia;

 

 

E.

Lain-lain:

 

1.

Informasi resmi yang terkait dengan seleksi CPNS Departemen Pertanian Tahun 2007 dapat dilihat dalam situs internet resmi Departemen Pertanian dengan alamat sebagai berikut : 

 

 

 

§         www.deptan.go.id

 

§         http://gis.deptan.go.id/pegawai/

 

§         http://setjen.deptan.go.id/pegawai/

 

§          http://portalagribisnis.deptan.go.id/pegawai/ 

 

 

2.

Seluruh pelamar disarankan untuk selalu aktif memantaunya melalui alamat situs internet Departemen Pertanian tersebut di atas.

 

3.

Apabila dalam penyelenggaraan seleksi ditemukan pelanggaran, agar segera dilaporkan disertai bukti-bukti otentik yang dapat dipertanggung jawabkan baik secara yuridis maupun administratif kepada Menteri Pertanian melalui Telp/Fax. 021-7804166, Fax. 021-7804428.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                        Jakarta,  2 Nopember  2007

 

 

 

 

Tim Pengadaan CPNS      Departemen Pertanian

Info Lowker 8:29 am

DEPARTEMEN PERTANIAN

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN
 

 

Nomor : 770/TU.210/A5/XI/2007

 

 

Rekrutmen CPNS Deptan Formasi Tahun 2007

 

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor KEP/246/M.PAN/9/2007 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Formasi PNS Departemen Pertanian Tahun Anggaran 2007 dan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 30 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil, diumumkan sebagai berikut :

Departemen Pertanian membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi lowongan formasi Departemen Pertanian Tahun 2007 untuk ditempatkan pada Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Departemen Pertanian di seluruh Indonesia.

A.     Kualifikasi Pendidikan yang Dibutuhkan :

N0.

Pendidikan

1.

S2

Dokter Hewan

2.

S2

Dokter Umum

3.

S2

Ilmu Peternakan/Ilmu Ternak

4.

S2

Pemuliaan Tanaman

5.

S2

Agribisnis

6.

S2

Agronomi

7.

S2

Bioteknologi

8.

S2

Ilmu Tanah

9.

S2

Mekanisasi Pertanian

10.

S2

Penyuluh Pertanian

11.

S2

Pasca Panen

12.

S2

Sosek Pertanian

 

 

 

1.

S1

Agroklimat

2.

S1

Biologi

3.

S1

Budidaya Pertanian

4.

S1

Hama Penyakit Tanaman (HPT)

5.

S1

Pertanian

6.

S1

Agronomi

7.

S1

Pemuliaan Tanaman

8.

S1

Peternakan

9.

S1

Sosek Pertanian

10.

S1

Ilmu Tanah

11.

S1

Teknologi Benih

12.

S1

Geodesi

13.

S1

Teknologi Pertanian

14.

S1

Produksi Peternakan

15.

S1

Teknologi Hasil Pertanian

16.

S1

Teknologi Pangan dan Gizi

17.

S1

Sistem Usaha Tani

18.

S1

Produksi Hasil Pertanian

19.

S1

Pascapanen

20.

S1

Penyuluh Pertanian

21.

S1

Hukum

22.

S1

Ekonomi Akuntansi/Manajemen Keuangan

 

 

 

1.

D3

Agronomi

2.

D3

Kimia Analis

3.

D3

Pertanian

4.

D3

Peternakan/Keswan/Kesmavet

 

 

 

 

 

Bagi yang berminat, dapat mengajukan lamaran dengan ketentuan sebagai berikut :

 


B.

Persyaratan :

 

1.

Warga Negara Republik Indonesia;

 

2.

Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada 1 Oktober 2007;

 

3.

Sehat jasmani dan rohani berdasarkan surat keterangan dokter pemerintah;

 

4.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian dari Kepolisian ;

 

5.

Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan sebagaimana tersebut pada Huruf A tersebut di atas;

 

6.

Dari sekolah/perguruan tinggi negeri atau swasta berakreditasi;

 

7.

Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal untuk S2 = 3,0 dan IPK : S1 dan D-III/   SM = 2,75;

 

8.

Tidak berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil;

 

9.

Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;

 

10.

Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

 

11.

Tidak menjadi anggota dan atau pengurus partai politik;

 

12.

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

 

13.

Waktu melamar telah memiliki ijazah perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah terakreditasi. Apabila dalam ijazah tersebut tidak disebutkan akreditasi, maka perlu dilampirkan surat keterangan dari universitas yang bersangkutan yang menyebutkan akreditasinya;

 

 

 

C.

Ketentuan Pendaftaran :

 

1.

Tim Pengadaan menerima berkas lamaran melalui pos tercatat mulai tanggal 2 s.d. 9 Nopember 2007 (stempel/cap pos);

 

2.

Bagi yang telah mengirim lamaran sebelum pengumuman ini dibuat, dinyatakan tidak berlaku;

 

3.

Tim Pengadaan tidak menerima surat lamaran yang diantar langsung;

 

4.

Surat lamaran harus ditulis tangan dan ditandatangani sendiri oleh pelamar dengan menggunakan tinta hitam dengan dibubuhi materai Rp 6.000,-  yang ditujukan kepada : Menteri Pertanian Republik Indonesia;

 

5.

Berkas lamaran dimasukkan dalam amplop coklat dan dikirim melalui Pos, kepada :      MENTERI PERTANIAN R.I.

                     PO BOX 345 JKS 12001

 

6.

Surat lamaran yang dikirim selain alamat diatas, tidak akan diproses;

 

7.

Mencantumkan alamat asal pelamar secara lengkap (kode Pos termasuk wilayah asal Propinsi) dan mencantumkan No. Handphone atau alamat e-mail (bila ada) agar mudah dihubungi;

 

8.

Pada ujung kanan atas amplop coklat dituliskan huruf  ”CPNS”;

 

9.

Pas photo terakhir ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 (empat) lembar dan ditulis nama pelamar di bagian belakang photo;

 

10.

Foto copy ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh Rektor/Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik bagi Universitas/Institut, atau Ketua/Pembantu Ketua Bidang Akademik bagi Sekolah Tinggi, dengan menyebutkan pejabatnya (cap basah);

 

11.

Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;

 

12.

Foto copy Kartu tanda pencari kerja (Kartu Kuning/AK.1) dari Dinas yang menangani bidang Ketenagakerjaan yang masih berlaku dan dilegalisir;

 

13.

Asli atau foto copy Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit atau dokter Pemerintah, satu bulan terakhir yang dilegalisir;

 

14.

Asli atau foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku dan dilegalisir;

 

15.

Foto copy sertifikat kursus atau piagam penghargaan (bila ada);

 

16.

Surat lamaran beserta berkas lampiran disusun rapi sesuai urutan diatas (Huruf C angka 4 s/d 15) dalam map kertas dengan warna :

§           BIRU untuk Pasca Sarjana (S2);

§           KUNING untuk Sarjana (S1);

§           MERAH untuk Diploma III (D3)/SM .

 

 

 

D.

Pelaksanaan Seleksi  dan Penetapan CPNS :

 

1.

Seluruh berkas lamaran akan diseleksi secara administratif yang dilakukan dengan sistem gugur;

 

2.

Pelamar yang lulus seleksi administratif, akan dipanggil untuk mengikuti seleksi/tes secara tertulis dengan jenis materi ujian terdiri dari : Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari : Tes Pengetahuan Umum (TPU) meliputi unsur wawasan nasional, regional dan internasional; Tes Bakat Skolastik (TBS) meliputi unsur kemampuan : verbal, kuantitatif, dan penalaran; Tes Skala Kematangan (TSK) meliputi unsur kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas, dan inisiatif;

 

3.

Hanya pelamar yang memenuhi seluruh ketentuan huruf B diatas yang akan dipanggil untuk mengikuti ujian;

 

4.

Tanda peserta ujian, waktu dan lokasi seleksi akan diumumkan kemudian melalui situs internet Departemen Pertanian;

 

5.

Biaya Akomodasi selama pelaksanaan tes ditanggung masing-masing peserta.

 

6.

Biaya yang timbul dalam pelaksanaan ujian penyaringan ini dibebankan pada Anggaran Departemen Pertanian Tahun 2007;

 

7.

Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Pertanian tidak dipungut biaya apapun;

 

8.

Berkas pelamar yang memenuhi syarat menjadi arsip Departemen Pertanian dan tidak dapat diminta kembali oleh pelamar;

 

9.

Peserta yang dinyatakan lulus menjadi CPNS wajib menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari dokter dan menunjukkan ijazah asli pendidikan terakhir kepada Tim Pengadaan pada waktu penyerahan berkas;

 

10.

Tim seleksi berhak menempatkan pelamar sesuai dengan kompetensinya di seluruh wilayah Indonesia;

 

 

E.

Lain-lain:

 

1.

Informasi resmi yang terkait dengan seleksi CPNS Departemen Pertanian Tahun 2007 dapat dilihat dalam situs internet resmi Departemen Pertanian dengan alamat sebagai berikut : 

 

 

 

§         www.deptan.go.id

 

§         http://gis.deptan.go.id/pegawai/

 

§         http://setjen.deptan.go.id/pegawai/

 

§          http://portalagribisnis.deptan.go.id/pegawai/ 

 

 

2.

Seluruh pelamar disarankan untuk selalu aktif memantaunya melalui alamat situs internet Departemen Pertanian tersebut di atas.

 

3.

Apabila dalam penyelenggaraan seleksi ditemukan pelanggaran, agar segera dilaporkan disertai bukti-bukti otentik yang dapat dipertanggung jawabkan baik secara yuridis maupun administratif kepada Menteri Pertanian melalui Telp/Fax. 021-7804166, Fax. 021-7804428.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                        Jakarta,  2 Nopember  2007

 

 

 

 

Tim Pengadaan CPNS      Departemen Pertanian

Hortikultura, Khasiat Tanaman 8:11 am
 Nama Tanaman Bunga Kenop (Gomphrena globose Linn.)
 Nama Lokal Bunga kenop, kembang puter, ratnapakaja (Indonesia); Adas-adasan, gundul (Jawa), Taimantulu (Gorontalo).; Qian hong (China).;
 Deskripsi Herba tahunan, tinggi 60 cm. atau lebih, berambut. Ditanam di halaman sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari sampai setinggi lebih kurang 1400 m. dari permukaan laut, berasal dari Amerika dan Asia. Batang hijau kemerahan, berambut, membesar pada ruas percabangan, Daun duduk berhadapan, bertangkai, bentuk daun bulat telur sungsang sampai memanjang, dengan panjang 5-10 cm, lebar 2-5 cm, ujung meruncing warna hijau berambut kasar di bagian atas dan halus di bagian bawah, warna rambut putih. Bunga bentuk bonggol, warna merah tua keungu-unguan, seperti bola. (Ada yang berwarna putih).
 Untuk Penyakit Asma, Batuk, Radang mata, Sakit kepala, Mimpu buruk; Sakit panas, Disentri
 Pemanfaatan BAGIAN YANG DIPAKAI:
Bunga atau seluruh tanaman, segar atau dikeringkan.

KEGUNAAN:
1. Asthma bronchial, radang saluran napas acute dan menahun (acute
dan chronic bronchitis).
2. Batuk rejan (Pertusis)
3. Radang mata, sakit kepala
4. Panas pada anak, mimpi buruk (night screaming).
5. Dysentery.

PEMAKAIAN: 9-15 gram, rebus.

PEMAKAIAN LUAR:
Tanaman segar dilumatkan, dipakai pada bagian tubuh yang sakit atau direbus, untuk cuci. Dipakai untuk luka terpukul atau koreng.

CARA PEMAKAIAN:
1. Asthma bronchial:
10 kuntum bunga direbus, ditambah arak kuning, minum secara
rutine 3 kali.

2. Buang air kecil tidak lancar: 3-10 gr bunga direbus, diminum.

3. Panas pada anak (karena gangguan liver):
7-14 kuntum bunga segar direbus, minum.

4. Dysentery:
10 kuntum bunga segar ditambah arak kuning, rebus, minum.

5. Bronchitis chronis:
Sudah dibuat obat suntik, disuntikkan pada titik akupunktur. 10%
penderita, timbul rasa kering di tenggorokan setelah mendapat
suntikan, tapi hanya sementara.

 Gambar medikaholistik
Hortikultura, Khasiat Tanaman 8:08 am
Nama Tanaman Belimbing Manis (Averhoa carambola)
 Nama Lokal Belimbing manis (Indonesia), Belimbing manih (Minangkabau); Belimbing legi (Jawa), Belimbing amis (Sunda), ; Bhalimbing manes (Madura), Balirang (Bugis);
 Deskripsi Pohon kecil, tinggi mencapai 10 m dengan batang yang tidak begitu besar dan mempunyai garis tengah hanya sekitar 30 cm. Ditanam sebagai pohon buah, kadang tumbuh liar dan ditemukan dari dataran rendah sampai 500 m dpi. Pohon yang berasal dari Amerika tropis ini menghendaki tempat tumbuh tidak ternaungi dan cukup lembab. Belimbing wuiuh mempunyai batang kasar berbenjol-benjol, percabangan sedikit, arahnya condong ke atas. Cabang muda berambut halus seperti beludru, warnanya coklat muda. Daun berupa daun majemuk menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat teiur sampai jorong, ujung runcing, pangkal membundar, tepi rata, panjang 2-10 cm, lebar 1-3 cm, warnanya hijau, permukaan bawah hijau muda. Perbungaan berupa malai, berkelornpok, keluar dari batang atau percabangan yang besar, bungs kecil-kecil berbentuk bintang warnanya ungu kemerahan. Buahnya buah buni, bentuknya bulat lonjong bersegi, panjang 4-6,5 ern, warnanya hijau kekuningan, bila masak berair banyak, rasanya asam. Biji bentuknya bulat telur, gepeng. Rasa buahnya asam, digunakan sebagai sirop penyegar, bahan penyedap masakan, membersihkan noda pada kain, mengkilapkan barang-barang yang terbuat dari kuningan, membersihkan tangan yang kotor atau sebagai bahan obat tradisional. Perbanyakan dengan biji dan cangkok.
 Untuk Penyakit Diabetes melitus, Kolesterol, Hipertensi;
 Pemanfaatan BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, bunga, buah.

KEGUNAAN:
Bunga:
- Batuk.
- Sariawan (stomatitis)

Daun:
- Perut sakit. Gondongan (Parotitis).
- Rematik.

Buah:
- Batuk rejan.
- Gusi berdarah, sariawan.
- Sakit gigi berlubang.
- Jerawat. Panu.
- Tekanan darah tinggi.
- Kelumpuhan.
- Memperbaiki fungsi pencernaan.
- Radang rektum.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: Lihat resep.
Pamakaian luar: Daun secukupnya setelah dicuci bersih digiling halus sampai seperti bubur, dipakai sebagal tapal (pemakaian setempat) pada gondongan, rheumatism, jerawat, panu.

CARA PEMAKAIAN:
1. Pagel linu:
1 genggam daun belimbing wuiuh yang masih muda, 10 biji cengkeh,
15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya.
Lumurkan ketempat yang sakit.

2. Gondongan:
10 ranting muda belimbing wuiuh berikut daunnya dan 4 butir bawang
merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat
yang sakit.

3. Batuk pada anak.
Segenggam bunga belimbing wuiuh, beberapa butir adas, gula
secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah
dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum,
pagi dan malam sewaktu perut kosong.

4. Batuk:
25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari
kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4
genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun
inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong
seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4
gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya.
Sehari 3 kali 3/4 gelas.

5. Batuk rejan:
a. 10 buah belimbing. wuluh dicuci lalu ditumbuk halus-halus,
diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum,
lakukan 2 kali sehari.
b. Buah belimbing wuiuh dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.

6. Rematik :
a. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji
merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya
sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi
ketempat yang sakit.

b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca
L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk
halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan
1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok
dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

7. Sariawan:
a. Segenggarn bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan
1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring,
dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.

b. 2/3 genggam bunga belimbing wuiuh, dicuci lalu direbus dengan
3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin
disaring lalu diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas.

c. 3 buah belimbing wuitjh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang
muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari
pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok
makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk
mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari.

8. Jerawat:
a. Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus,
diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka
yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari,

b. 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang,
digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis.
Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang
berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

9. Panu:
10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur
sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai
untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

10. Darah tinggi.
a. 3 buah belimbing wuluh dicuci lalu dipotong-potong seperlunya,
direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah
dingin disaring, minum setelah makan pagi.

b. 10 buah belimbing wuiuh, 1 jari rimpang kunyit, 1/4 genggam
daun meniran, 3 jari labu air, 3 jari gula enau, dicuci dan
dipotong-potong seperlunya, lalu direbus dengan 3 gelas air
bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minum.
Sehari 3 x 3/4 gelas.

11. Sariawan usus, getah empedu sedikit :
Buah diolah menjadi selai, makan.

12. Sakit gigi berlubang:
5 buah belimbing wuiuh dicuci bersih, makan dengan sedikit garam,
kunyah ditempat gigi yang berlubang.

 Gambar medikaholistik