Uncategorized, HortikulturaOctober 8, 2007 9:02 am

Pare dapat mengakibatkan keguguran, wanita hamil disarankan untuk tidak banyak mengonsumsinya 

(Dreamstime)

Nilai gizi buah pare terbilang cukup tinggi, mengandung multi nutrien, kaya dengan vitamin B1, memiliki efek mencegah dan mengobati penyakit kaki karena kutu air (tinea pedis) dan menjaga kenormalan fungsi jantung, mendorong pengeluaran air susu dan menambah nafsu makan. Vitamin C yang terkandung dalam buah pare adalah 10-20 kali lipatnya petola dan conomon (suatu varitas melon), memiliki efek mencegah skorbut (seriawan usus), melindungi selaput sel, menawar racun, mencegah aterosklerosis, melawan kanker, meningkatkan fungsi organisme, mencegah flu, melindungi jantung dan berbagai efek lainnya. Zat sejenis insulin yang terkandung dalam pare yakni duo tai –P, memiliki efek menurunkan gula darah.  

Menurut ilmu kedokteran Tiongkok, pare juga memiliki efek menurunkan panas, menguatkan ginjal, limpa dan hati, memiliki efek tertentu terhadap pengobatan penyakit disentri, tukak, demam, heatstroke, keringat berlebihan, radang selaput mata, air kecing kurang dan penyakit lainnya. Karena pare sifatnya dingin, jadi bagi yang limpa dan lambungnya lemah tidak baik berlebihan makan pare.          

Selain itu, pare juga mengandung kina, dan kina ini dapat merangsang penyusutan rahim, mengakibatkan keguguran. Karena itu, ada yang menganjurkan, wanita hamil tidak baik makan pare. Meski kandungan kina sangat sedikit, namun wanita hamil sebaiknya kurangi makan pare. (Sumber Dajiyuan)    

Uncategorized, Hortikultura 9:01 am

Mau Sehat? Banyak Makan Buah, Ikan dan Sayur!

(Dreamstime)
Makan buah-buahan dan sayuran dapat menghindarkan orang dari sakit paru-paru kronis
(Justin Sullivan/Getty Images) 

Makan buah, sayur dan ikan meyehatkan paru dan jantung, itu yang ditemukan pada sebuah studi di New York.

Orang yang mengikuti pola makan (diet) cara "Mediterranean" ini kemungkinan besar akan menjauhkan penyakit paru yang kronis, Dr. Raphaelle Varraso dan kawan-kawannya dari Harvard School of Public Health, Boston, menemukan.

Tetapi cara makan yang paling banyak dilakukan di "Barat" – yaitu banyak makan biji-biji-an yang dihaluskan (tepung), obat-obatan (mungkin termasuk nutrisi – Red) dan daging (berwarna) merah, makanan pencuci mulut, manisan, makanan gorengan dengan minyak yang banyak (bayangin pisang goreng pinggir jalanan – red), mempunyai resiko 4 kali lipat menderita penyakit paru dibanding orang yang punya pola makan jauh dari kebiasaan makan orang barat.

Buah dan ikan sangat baik untuk memperbaiki fungsi kerja paru kita dan beresiko rendah terhadap "chronic obstructive pulmonary disease – COPD" (penyakit yang berhubungan dengan paru), tulis laporan Varraso dkk di journal Thorax (Mei, 2007). Untuk memahami bagaimana diet secara keseluruhan mungkin akan mempengaruhi kesehatan paru. Para peneliti itu memantau 42.917 orang yang berpartisipasi dalam the Health Professionals yang dilakukan sejak tahun 1986 hingga 1998.

Mereka membagi dalam 5 kelompok berdasarkan kesetiaannya pada diet yang mengikuti pola makan banyak botani (buah dan sayur), biji2an dan ikan. Mereka juga mengelompokkan orang kedalam 5 kelompok dari mereka yang berpola makan orang barat.

Kesimpulan mereka: buah dan sayur adalah sumber antioksidan dan vitamin yang baik seperti vitamin C dan E, yang sangat bermanfaat untuk kesehatan fungsi paru., omega-3 putih asam lemak dari ikan sangat mungkin juga menyehatkan paru-paru.

Sebaliknya, mereka menambahkan, daging yang diproses (diawetkan, dendeng misalnya- Red) dapat membentuk molekul yang dapat membuat fungsi paru menurun. Sementara itu biji2an dapat meningkatkan gula dalam darah yang bisa merusak fungsi paru.

Akhirnya Varraso dkk. Menambahkan, karena beberapa makanan orang barat mungkin mendorong COPD, makanan orang barat menawarkan cara baik untuk mengurangi efek kurang baik ini tetapi tetap berhubungan dengan jenis makanan.

Source: Thorax, May 2007, Reuters Health

Uncategorized, Hortikultura, Khasiat Tanaman 8:58 am

Stroberi dapat mencegah leukemia

http://img.epochtimes.com/i6/70701130013391--ss.jpg

 Melalui hasil penelitian terbaru terbukti, bahwa buah stroberi memililiki efek terapi yang sangat baik terhadap pencegahan penyakit leukemia, anemia aplastik (kurang darah aplastik) dan penyakit darah, sebab pokoknya terletak pada dua macam zat yang terkandung dalamnya yakni “strawberry amine” dan “asam tanat”, memiliki efek mengekang pertumbuhan dan terjadinya tumor ganas.    


Stroberi kaya akan gizi, banyak mengandung asam amino, monosakarida, asam sitrat, pectine, vitamin dan kalsium, magnesium, fosfor, mineral dan sebagainya. Unsur-unsur nutrien ini memiliki efek yang sangat baik dalam mendorong pertumbuhan, karena itu, stroberi sangat besar manfaatnya bagi kesehatan tubuh.


Selain itu, stroberi juga memiliki nilai medis yang tinggi, punya efek membasahi paru dan menghasilkan cairan tubuh, menguatkan limpa dan lambung, melancarkan air kemih dan bengkaknya lisut, meredakan deman dan menghilangkan panas terik musim panas, cocok untuk merangsang nafsu makan, meredakan batuk dan sebagainya. Disamping itu stroberi juga kaya dengan kandungan karotena dan vitamin C dan lain sebagainya, vitamin dan karotena memiliki efek antioksidan dalam tubuh, menghilangkan radikal bebas, sehingga dengan demikian memiliki efek perlindungan tertentu terhadap sel normal, mencegah jangan sampai dioksidasi dan menjadi sel kanker. Pectine, asam tanat dan sebagainya yang terkandung didalamnya dapat menyerap dan mencegah serapan zat kimia yang mengakibatkan kanker di dalam tubuh, sehingga dengan demikian dapat berfungsi mencegah kanker.          


Meski stroberi banyak mengandung zat gizi, namun, tidak setiap orang boleh mengonsumsinya, ada yang karena makan stroberi dapat menyebabkan kekacauan fungsi lambung dan usus, selain itu bagi yang fungsi ginjalnya kurang baik dan mengidap batu pada saluran kencing sebaiknya jangan berlebihan mengonsumsinya, sebab stroberi lebih banyak mengandung asam oksalat, jika berlebihan dapat memperburuk keadaan penyakit penderita. 

Cara mengonsumsi stroberi cukup banyak, yang kerap dijumpai adalah langsung di makan, tapi setelah dicuci bersih terlebih dahulu, atau stroberi yang telah dibersihkan diaduk dengan campuran gula atau  susu, aromanya istimewa, segar dan nikmat. Stroberi yang telah dibersihkan lalu dicampur dengan gula dan cream susu, diaduk hingga menjadi pure strowberi (dilumatkan), adalah makanan pereda panas yang nikmat, harum dan dingin manis  setelah dibekukkan. Stroberi juga bisa diolah menjadi juice, selai da sebagainya. (Balai keamanan makanan dan gizi pusat pengawasan dan pencegahan penyakit China). (Sumber Dajiyuan)

Uncategorized, Khasiat Tanaman 8:57 am

Kayu manis menjaga gula darah tetap rendah

(Dreamstime)
Keberadaan kayu manis mungkin sebuah mukjizat untuk diabetes (Photos.com)

Menambahkan kayu manis kedalam makanan pencuci mulut dapat menekan gula darah walaupun rasa manis makanan itu masih tetap dipertahankan.


Para peneliti di Malmo University Hospital di Swedia menemukan dengan menambahkan sedikit lebih dari sesendok the kayu manis kedalam semangkok pudding akan menurunkan kenaikan kadar gula darah setelah makan pada sebuah kelompok relawan kesehatan.


Penemuan ini dipublikasikan dalam  “the American Journal of Clinical Nutrition”, untuk menambah hasil studi yang telah dilakukan sebelumnya tentang kemungkinan kayu manis dapat mengontrol gula darah.


Walaupun begitu, masih sangat terlalu dini untuk menyatakan kayu manis sebagai suatu terapi bagi diabetes, yaitu sebuah kondisi kandungan gula dalam darah yang tidak wajar  dimana kandungan gula darah  meningkat tajam karena fungsi hormone insulin yang mestinya mengatur darah dalam tubuh tidak dapat bekerja denga normal.


Dr. Joanna Hlebowicz dkk., berdasarkan penemuan mereka pada 14 orang relawan kesehatan yang gula darahnya diukur sebelum dan sesudah makan semangkok bubur beras; masing-masing relawan diuji setelah makan semangkok bubur beras dan setelah makan makanan mengandung kayu manis.


Pasca pengujian darah yang diujikan pada para relawan secara berturutan selama dua jam, terbukti bahwa kandungan gula darah relawan menurun setelah menkonsumsi makanan ber-kayu manis.


Kayu manis memperlambat pengosongan usus besar


Menurut Hlebowicz dan tim-nya, salah satu sebab yang memberikan dampak nampaknya kayu manis memperlambat laju makanan dari lambung ke usus. Menggunakan ultrasound scans, para peneliti menemukan pada para relawan pengosongan lambungnya menjadi lambat setelah mengkonsumsi makanan ber-kayu manis.


Apakah penderita diabetes sebaiknya memulai pola makannya dengan makanan ber-kayu manis masih menunggu hasil labih lanjut. Sebuah studi kecil yang dilakukan Hlebowicz dan tim-nya mencatat, ditemukan bahwa penderita diabetes type 2 dengan menambahkan kayu manis pada makanannya selama 40 hari kandungan gula darah dan kolesterolnya cenderung menurun dengan tajam.


Sebaliknya, sebuah study yang dilakukan baru-baru ini membuktikan kecendrungan itu tidak ditemukan pada penderita diabetes type 1.


 “Studi lanjutan yang difokuskan pada penderita diabetes masih diperlukan,” kesimpulan yang dibuat Hlebowicz dan tim-nya


Source: American Journal of Clinical Nutrition, June 2007

Uncategorized, Hortikultura, Khasiat Tanaman 8:57 am

Kulit Apel Mengekang Sel Kanker

(Dreamstime)

Beberapa waktu lalu peneliti dari Universitas Cambridge, Amerika Serikat, mendapati, bahwa makan kulit buah apel dapat membantu mencegah penyakit kanker. 

Peneliti mengadakan penelitian dan menganalisa sejumlah kulit buah apel merah, dan hasilnya ditemukan 12 jenis senyawa Mixed Triterpene System, diantaranya terdapat 3 jenis adalah hasil temuan baru. Mereka memisahkan setiap jenis senyawa mixed triterpene, kemudian secara terpisah menggunakan mereka (senyawa mixed triterpene) melawan sel kanker. Dan hasilnya ditemukan, setiap jenis senyawa mixed triterpene dapat berperan efektif mengekang pertumbuhan atau membunuh sel kanker, namun hasil pengekangannya tidak sama terhadap sel kanker yang berbeda.      

Peneliti terkait menuturkan, dari pusat penelitian tikus percobaan dapat diketahui, bahwa kulit apel mengandung multi materi yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, di antaranya termasuk sel kanker hati, sel kanker usus besar dan sel kanker payudara. Mengonsumsi buah apel dapat membantu mencegah penyakit, namun sebenarnya yang menghasilkan efek yang sesungguhnya adalah kulit apel, khususnya senyawa triterpene system yang banyak terkandung dalam kulit buah apel.     

Menurut penuturan peneliti, bahwa efek anti kanker pada senyawa triterpene masih perlu diteliti lebih lanjut dan cermat.  (Sumber Dajiyuan)