Pare dapat mengakibatkan keguguran, wanita hamil disarankan untuk tidak banyak mengonsumsinya
Pare dapat mengakibatkan keguguran, wanita hamil disarankan untuk tidak banyak mengonsumsinya

Nilai gizi buah pare terbilang cukup tinggi, mengandung multi nutrien, kaya dengan vitamin B1, memiliki efek mencegah dan mengobati penyakit kaki karena kutu air (tinea pedis) dan menjaga kenormalan fungsi jantung, mendorong pengeluaran air susu dan menambah nafsu makan. Vitamin C yang terkandung dalam buah pare adalah 10-20 kali lipatnya petola dan conomon (suatu varitas melon), memiliki efek mencegah skorbut (seriawan usus), melindungi selaput sel, menawar racun, mencegah aterosklerosis, melawan kanker, meningkatkan fungsi organisme, mencegah flu, melindungi jantung dan berbagai efek lainnya. Zat sejenis insulin yang terkandung dalam pare yakni duo tai –P, memiliki efek menurunkan gula darah.
Menurut ilmu kedokteran Tiongkok, pare juga memiliki efek menurunkan panas, menguatkan ginjal, limpa dan hati, memiliki efek tertentu terhadap pengobatan penyakit disentri, tukak, demam, heatstroke, keringat berlebihan, radang selaput mata, air kecing kurang dan penyakit lainnya. Karena pare sifatnya dingin, jadi bagi yang limpa dan lambungnya lemah tidak baik berlebihan makan pare.
Selain itu, pare juga mengandung kina, dan kina ini dapat merangsang penyusutan rahim, mengakibatkan keguguran. Karena itu, ada yang menganjurkan, wanita hamil tidak baik makan pare. Meski kandungan kina sangat sedikit, namun wanita hamil sebaiknya kurangi makan pare. (Sumber Dajiyuan)




