MASALAH MUI SELESAI Penulis : Data dan Pelaporan Ditjennak Menurut Turni, masalah kehalalan status daging dan jeroan asal Kanada sebenarnya sudah diselesaikan. MUI sendiri mengakui impor daging dan jeroan asal Kanada dengan menggunakan sertifikat halal dari lembaga sertifikasi halal AS tidak masalah. Karena negara importirnya baru, MUI merasa perlu survei kelapangan, katanya. Bayu menambahkan, terkait kisruh impor jeroan dan daging dari Kanada, serta sinyalemen adanya monopoli dalam kasus itu, seperti diungkapkan para pelaku usaha, maka pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan. Karena itu akan melanjutkan pembahasannya dengan Departemen Pertanian sebagai otoritas yang paling bertanggungjawab soal kebijakan impor, katanya. Menko Perekonomian masih mendalami masalah ini dan belum bisa mengambil keputusan. "Ada yang dirugikan" Menurut Mentan, persoalan impor daging dan jeroan menjadi besar karena ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan dengan kebijakan ini. Mereka dirugikan karena pemerintah membuka peluang persaingan yang lebih luas. Ketua Asosiasi Importir Daging Indonesia (Aspidi) Thomas Sembiring mengatakan yang diinginkan importir adalah bagaimana pemerintah menata iklim usaha dibidang importasi daging dan jeroan agar lebih adil. Selama ini Deptan cenderung memihak ke pengusaha tertentu sehingga terjadi sinyalemen adanya monopoli impor daging dan jeroan asal Kanada. Sumber : Kompas