Agronomi, Sosial EkonomiOctober 3, 2007 6:43 am

Jakarta, Para petani padi masih ada yang menerima harga pembelian gabah kering giling Rp 2.095 per kilogram, jauh di bawah harga pembelian pemerintah atau HPP Rp 2.575 per kg di tingkat penggilingan.

Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Siswono Yudo Husodo di Jakarta, Selasa (2/10), mengaku sangat terkejut dengan kenyataan itu karena tingkat harga gabah kering giling (GKG) yang rendah justru terjadi setelah Bulog memperoleh kepercayaan penuh mengendalikan harga beras.

Bulog antara lain diberi kesempatan mengimpor beras secara bebas, termasuk beras kualitas premium.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata harga gabah di tingkat petani pada kualitas GKG bulan September lalu senilai Rp 2.542 per kg, atau lebih rendah dari HPP.

Data tersebut didapat berdasarkan observasi terhadap 875 transaksi di 17 provinsi, antara lain di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Harga gabah kualitas GKG paling rendah ditemukan di Hulu Sei Utara, Kalimantan Selatan, senilai Rp 2.095 per kg. Sementara harga tertinggi Rp 2.850 per kg di Bandung, Jawa Barat.

Meski terdapat rentang perbedaan harga, rata-rata harga gabah di 17 provinsi penghasil beras utama itu masih di bawah HPP. Kualitas GKG yang diobservasi memiliki kadar air kurang atau sama dengan 14 persen dan kadar hampa kurang atau sama dengan 3 persen.

Siswono meminta Bulog segera turun tangan membeli gabah dari petani. Respons cepat ini diperlukan untuk menyelamatkan nasib petani.

“Bulog harus segera membeli gabah petani yang berada di bawah HPP sebagai wujud solidaritas nasional bagi pembangunan bangsa,” katanya.

Bentuk solidaritas ini diwujudkan dengan memberikan perhatian penuh kepada orang- orang tidak mampu. Dalam kasus ini, petani juga harus mendapatkan perhatian untuk mendapatkan haknya memperoleh harga gabah yang wajar.

Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir menyangsikan akurasi survei harga gabah oleh BPS yang menunjukkan harga GKG di bawah HPP, Rp 2.575 per kg.

Menurut dia, produksi gabah pada panen gadu berkurang, sedangkan konsumsi beras nasional tetap, yakni 2,6 juta ton.

Berdasarkan hasil pantauan KTNA di daerah-daerah produsen beras, harga terendah GKG di Jawa Barat masih tinggi, yakni Rp 2.600-Rp 2.700 per kg. Rata-rata harga GKG terendah di Jawa masih di atas Rp 2.600 per kg.

Memasuki panen di musim gadu ini, para pedagang berebut gabah. Hal itu disebabkan suplai gabah berkurang akibat produksi menurun. Dalam kondisi seperti itu, amat mustahil mendapati harga gabah di bawah HPP. (MAS/DAY-Kompas)

Info Lowker 6:42 am

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN NOMOR : 811.13/1407/SJ

I. Departemen Dalam Negeri tahun anggaran 2007, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia pria dan wanita, dengan kualifikasi pendidikan :

- S3 : Ekonomi Pembangunan (2 org), Akuntansi/Perbankan (2 org), Ekonomi Keuangan (1 org), Teknik Sipil Perencanaan (2 org), Ilmu Pemerintahan (1 org), Sospol (1 org), Kurikulum & Teknologi (2 org);
- S2 : Ekonomi Pembangunan (5 org), Akuntansi & Perbankan (4 org), Keuangan Daerah (2 org), Manajemen (1 org), Ekonomi (1 org), Dokter Umum (4 org), Dokter Gigi (1 org), Ilmu Pemerintahan (8 org), Adm Negara/Kebijakan Publik (4 org), Hubungan Internasional (1 Org), Ilmu Sosial (1 org), Ilmu Politik (4 org), Ilmu Hukum (4 org), Hukum Perdata (3 org), Sosial Ekonomi (1 org), Agronomi (1 org), Bahasa Inggris (2 org), Ilmu Pendidikan (2 org), Teknik Sipil Perencanaan (1 org);
- S1 : Sistem Komputer (1 org), Teknik Komputer (1 org), Teknik Mesin (1 org), Manajemen Informatika (1 org), Hukum (11 org), Hukum Perdata (6 org), Hukum Tata Negara (1 org), Hukum Internasional (1 org), Sastra/Bahasa Inggris (3 org), Komunikasi/Humas (3 org), Ilmu Pemerintahan (9 org), Hubungan Internasional (4 org), Ilmu Politik (3 org), Sosiologi (3 org), Adm Negara (3 org), Adm Niaga (1 org), Sospol/Filsafat Islam (1 org), Ilmu Sosial/Ek. Pendidikan Adm Perkantoran (1 org), Sosiatri (2 org), Antropologi (2 org), Statistik (3 org), Ekonomi Manajemen (6 org), Akuntansi (16 org), Ekonomi Pembangunan (2 org), Psikologi (4 org), Agronomi (3 org), Perkebunan (1 org), Perikanan (3 org), Peternakan (1 org), Pertanian/Sosek (3 org), Pertanian/Budidaya (2 org), Teknik Lingkungan (1 org), Teknik Pertambangan (1 org), Teknologi Mineral (1 org), Teknik Industri (1 org), MIPA/Ilmu Komputer (1 org), Teknik Sipil (2 org), Geografi (3 org), Planologi (4 org), Kehutanan (1 org), Manajemen Tranportasi (1 org), Ilmu Pendidikan (1 org);
- D3 : Teknik Komputer (1 org), Komputer (4 org), Manajemen Informatika (1 org), Akuntansi (11 org), Pajak (2 org), Perawat (2 org), Pengatur Rawat Gigi (1 org);

Catatan: Bagi lulusan S.2 dan S.1 berpendidikan Hukum diutamakan yang sudah beracara dipengadilan/Legal drafting

II. PERSYARATAN UMUM
Warga Negara Republik Indonesia, Surat berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara (kurungan), Tidak dalam kedudukan sebagai pengurus/anggota parpol, Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri maupun sebagai Pegawai Swasta, Sehat Jasmani dan Rohani, Tidak berstatus sebagai CPNS/PNS, Berkas lamaran yang tidak memenuhi syarat, tidak dikembalikan dan menjadi milik Departemen Dalam Negeri, Berkas yang tidak lengkap sesuai yang dipersyaratkan dianggap tidak memenuhi syarat/gugur.

III. PERSYARATAN KHUSUS
a. IPK minimum = 3,30 (tiga koma tiga puluh) untuk S.3 dan S.2, 3,00 (tiga koma nol-nol) untuk S.1 dan D.III,
b. Usia maksimum = 35 tahun (bagi pelamar yang berpendidikan S.3 dan S.2), 30 tahun (bagi pelamar yang berpendidikan S.1), 27 tahun (bagi pelamar yang berpendidikan D.III).

Usia maksimum berlaku pada tanggal 1 Nopember 2007

IV. PERSYARATAN ADMINISTRASI
a. Surat lamaran ditujukan kepada MENTERI DALAM NEGERI dengan alamat PO.BOX 4365 JKP 10043 harus ditulis tangan dan ditandatangani sendiri (bermaterai Rp. 6.000,-), paling lambat 6 (enam) hari cap pos sejak diiklankan melalui Koran (sampai tanggal 29 September 2007) dan tidak melayani lamaran yang diserahkan secara langsung selain melalui PO.BOX yang telah ditentukan;
b. Pada sudut kiri atas bagian depan amplop lamaran ditulis : jurusan/kualifikasi pendidikan;
c. Daftar Riwayat Hidup;
d. Foto kopi ijazah dan transkrip nilai (IPK) yang telah dilegalisir ASLI oleh pejabat yang berwenang; (Surat Keterangan Kelulusan/Ijazah sementara tidak dapat diterima);
e. Pas Foto terakhir berwarna 3 X 4 Sebanyak 3 (tiga) lembar;
f. Surat kelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara (kurungan) yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepolisian;
g. Foto kopi Akte Kelahiran yang dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang;
h. Masing-masing berkas dimasukan dalam map :

Bagi S.3 (dimasukkan dalam map berwarna putih), Bagi S.2 (dimasukkan dalam map berwarna merah), Bagi S.1 (dimasukkan dalam map berwarna hijau), Bagi D.III (dimasukkan dalam map berwarna biru).

V. MATERI, JADUAL TEST DAN LAIN-LAIN

a. Seleksi administratif dengan melihat kelengkapan persyaratan diatas.
b. Ujian tertulis meliputi materi Tes Pengetahuan Umum Terpadu (Kebijakan Pemerintah, Kemampuan Umum, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan Pengetahuan Umum lainnya), Tes Bakat Skolastik, dan Ujian Kemampuan/Substansi sesuai disiplin ilmu yang dimiliki, yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 Oktober 2007.
c. Pelamar yang lulus seleksi administratif akan dipanggil melalui POS atau diumumkan melalui Website DEPDAGRI.

Jakarta, 21 September 2007
a.n Sekretaris Jenderal
Kepala Biro Kepegawaian
Selaku
Ketua Panitia Pengadaan CPNSP
KISWANTO, SH

Info Lowker 6:39 am

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

PENGUMUMAN
PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BATAN 2007
NOMOR : 12347/KP 00 02/IX/2007
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tahun anggaran 2007, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia pria dan wanita, dengan kualifikasi Pendidikan, Jabatan dan Lokasi Penempatan yang dapat dilihat pada situs ini.

I. PERSYARATAN UMUM

Warga Negara Republik Indonesia, berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara (kurungan), Tidak dalam kedudukan sebagai pengurus/anggota parpol, tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri maupun sebagai Pegawai Swasta, sehat jasmani dan rohani, Tidak berstatus sebagai CPNS/PNS, dan Tidak Buta Warna.

II. PERSYARATAN KHUSUS

IPK minimal 2,75 untuk Dokter/S1/DIV dan DIII
Usia:
Dokter : Maksimal 30 tahun pada tanggal 1 Desember 2007
S1 dan DIV : Maksimal 27 tahun pada tanggal 1 Desember 2007
DIII : Maksimal 25 tahun pada tanggal 1 Desember 2007
Berasal dari Perguruan Tinggi dengan Akreditasi minimal B

III. TATA CARA PELAMARAN DAN PERSYARATAN ADMINISTRASI

Pendaftaran pelamar dibuka mulai tanggal 28 September s/d 18 Oktober 2007 dengan cara mengisi Formulir Pendaftaran On-Line melalui Situs BATAN : http://www.batan.go.id/cpns
Mengirimkan surat lamaran yang harus ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani sendiri paling lambat tanggal 19 Oktober 2007 (Cap Penerimaan Surat Kantor BATAN pada jam kerja) via Pos Kilat Khusus atau diantar dengan mencantumkan “lamaran dan kode jabatan” yang dipilih pada pojok kiri atas amplop lamaran, ditujukan kepada :

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional
Kantor Pusat Badan Tenaga Nuklir Nasional,
Jl. Kuningan Barat, Mampang Prapatan,
Jakarta 12710,
Kotak Pos 4390 Jakarta 12043
Telepon : (021) 5251109, Pes. 383, 366, 384

Berkas yang harus dilampirkan dalam dokumen lamaran adalah:

Hasil cetakan (print-out) Formulir Pendaftaran On-Line yang telah ditandatangani.
Daftar Riwayat Hidup;
Foto copy Ijazah dan Transkrip Nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
Pas photo berwarna ukuran 3 X 4 cm sebanyak 2 lembar dan 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar;
Foto copy KTP.

Panitia berhak menggugurkan peserta apabila data yang diisikan di situs BATAN tidak sama atau tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan serta tidak mengirimkan berkas lamaran sesuai yang ditentukan.
Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi tahap akhir, namun formasi jabatan yang dipilih sudah penuh dapat dipindahkan ke formasi jabatan yang masih tersedia dengan kualifikasi jabatan yang setara dan syarat pendidikan yang sama.
Rincian tugas untuk masing-masing jabatan yang dibutuhkan dapat dilihat di situs ini.http://www.batan.go.id/cpns/rincian_tugas.html#top
Pelamar tidak dipungut biaya apapun. Apabila ada pihak/oknum yang menjanjikan dapat membantu untuk diterima menjadi calon PNS BATAN dengan atau tanpa meminta imbalan dalam bentuk apapun, agar segera menghubungi BATAN melalui pesawat telepon (021) 5204245 dan (021) 5251109, Pes. 383, 366, 384 atau email ke bsdm@batan.go.id.

IV. MATERI, JADWAL TEST DAN LAIN-LAIN

Pelamar yang lulus seleksi administrasi akan diumumkan melalui situs BATAN dan sekaligus mendapatkan nomor ujian pada tanggal 23 Oktober 2007
Pelamar yang lolos seleksi Administrasi wajib datang ke Kantor Pusat BATAN untuk mengisi Lembar Isian Biodata mulai tanggal 23 s/d 29 Oktober 2007 (hari kerja) dan mengambil Tanda Peserta Ujian CPNS BATAN 2007 dengan membawa Ijazah asli, Transkrip, KTP, pensil 2B dan alat tulis lainnya .
Materi Ujian tertulis adalah Tes Pengetahuan Umum, Tes Bakat Skolastik dan Tes Substantif (Pendidikan).
Tes tertulis akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2007 (tentative) bersamaan dengan pelaksanan tes tertulis seluruh LPND di lingkungan Ristek.
Pelamar yang dinyatakan lulus dalam tes tertulis akan diikutsertakan dalam tes/seleksi tahap berikutnya.

Jakarta, 27 September 2007

Sekretaris Utama selaku
Ketua Panitia Pengadaan CPNS

ttd

Noor Agus Salim
NIP. 330000875

Untuk info selengkapnya silahkan klik disini :

rincian tugas : http://www.batan.go.id/cpns/rincian_tugas.html#top
kualifikasi Pendidikan, Jabatan dan Lokasi Penempatan : http://www.batan.go.id/cpns/jab_dik.html
Jadwal Kegiatan : http://www.batan.go.id/cpns/jadwal.html

Info Lowker 6:38 am

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2007. Penerimaan dimulai tanggal 1 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2007 dengan sistem online melalui situs Sistem Informasi Penerimaan CPNS LIPI (SIPC) di website www.cpns.lipi.go.id

Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian (BOK) LIPI Dr. Siti Nuramaliati Prijono menyatakan, untuk tahun ini LIPI mendapatkan formasi dari MenPAN sebanyak 210 orang. “Jumlah ini terbagi untuk formasi peneliti, teknisi, dan tenaga administrasi dari berbagai tingkat pendidikan (SLTA, D3, S1, S2, S3) dengan berbagai latar belakang kajian ilmu“, jelasnya.

Terkait dengan perubahan proses penerimaan CPNS secara umum oleh MenPAN / BKN sejak 2004, LIPI sebagai salah satu lembaga pemerintah mendukung penuh sistem yang diberlakukan. “Khusus untuk LIPI, kami menerapkan SIPC mulai tahun 2005, yang terbukti sangat efektif baik dari segi waktu, dana maupun tenaga“, jelasnya.

Penerapan SIPC dalam penerimaan CPNS LIPI menurutnya sangat relevan terkait dengan status LIPI sebagai lembaga ilmu pengetahuan utama di Indonesia. “Ini merupakan syarat mutlak bagi CPNS LIPI untuk selalu mengikuti aplikasi sistem infromasi di era informasi ini“, tambahnya.

Penanggung jawab SIPC-LIPI Dr. Laksana Tri Handoko menambahkan, sistem SIPC yang berbasis web dinamis ini memungkinkan seluruh proses dilakukan secara online dan transparan bagi semua pihak terkait (pelamar, panitia/LIPI, dan masyarakat). “Kelebihan sistem ini selain mudah dipakai dan dipelihara oleh seluruh pihak terkait juga sangat transparan“, ungkapnya.

Dengan sistem ini dimungkinkan kontrol internal yang ketat dan check and re-check antar bagian dan level. “Penyimpangan hasil dari SIPC yang permanen dan dapat dipakai sepanjang tahun ini sangat kecil terjadi, karena terdapat sekuriti akses di setiap level“, tegas Handoko, Peneliti Puslit Fisika LIPI.

Menurutnya lima tahapan akan dilalui dalam proses penerimaan CPNS LIPI yang terdiri dari: verifikasi administrasi (selama bulan Oktober 2007), ujian tertulis (31 Oktober 2007), wawancara (12 - 14 November 2007), psikotes (14 - 16 November 2007), dan hasil final (30 November 2007). CPNS yang diterima di LIPI akan mulai aktif bekerja pada tanggal 1 Januari 2008.

Info Lengkap : www.cpns.lipi.go.id

Hortikultura 6:34 am

Pendahuluan

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, menghadapi bulan puasa dan Iedul Fitri 1428 H ini,  kebutuhan masyarakat akan produk hortikultura, khususnya komoditas sayuran dan buah-buahan cenderung meningkat. Permintaan akan komoditas tersebut biasanya meningkat sampai 10%, dan ini mulai terjadi satu minggu sebelum memasuki bulan puasa sampai satu minggu setelah lebaran.

Komoditas sayuran utama yang perlu mendapat perhatian adalah cabe dan bawang merah, sementara untuk buah-buahan biasanya komoditas jeruk, mangga, melon, semangka, pisang, nenas dan pepaya.  Mengantisipasi hal  tersebut, jauh sebelumnya telah dilakukan penyesuaian perencanaan pola produksi beberapa jenis komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat, melakukan pemantauan produksi untuk memperkirakan produksi dan ketersediaan, sehingga terjadinya fluktuasi harga dapat diminimalkan.

Keadaan Produksi dan Ketersediaan

Berdasarkan data dan perkiraan bulan berikutnya, maka produksi cabe merah pada tahun 2007 sebesar 1009,7 ribu ton, sementara kebutuhan selama satu tahun diperkirakan sebesar 879,8 ribu ton.  Produksi bawang merah diperkirakan sebesar 832,6 ribu ton, sementara kebutuhan diperkirakan sebesar 482,5 ribu ton.  Sejauh ini impor cabe merah dan bawang merah tidak begitu besar, dengan demikian pada tahun 2007 ini diperkirakan terjadi surplus ketersediaan cabe merah sebanyak 129,9 ribu ton dan bawang merah sebesar 349,1 ribu ton.

Menghadapi bulan puasa, lebaran dan hari-hari besar keagamaan lainnya pada periode September - Desember 2007, maka neraca produksi dan kebutuhan cabe merah dan bawang merah masih diperkirakan cukup atau surplus sebagaimana dikemukakan pada Tabel berikut ini.

Prognosa Neraca Produksi dan Kebutuhan Cabe Merah dan Bawang Merah Periode September-Desember 2007.

Bulan

Cabe Merah (ribu ton)

Bawang Merah (ribu ton)

Produksi

Kebutuhan

Surplus

Produksi

Kebutuhan

Surplus

September

82,04

75,41

6,63

83,22

41,52

41,70

Oktober

84,45

79,00

5,44

67,09

43,50

23,59

November